Minggu, 09 Januari 2011

Pengertian Perencanaan

Perencanaan
Pengertian Perencanaan
            Planning berasal dari kata plan, artinya rencana, rancangan, maksud, dan niat. Planning berarti perencanaan. Perencanaan adalah proses kegiatan, sedangkan rencana merupakan hasil perencanaan. Perencanaan adalah kegiatan yang berkaitan dengan usaha merumuskan program yang di dalamnya memuat segala sesuatu yang akan dilaksanakan, penentuan tujuan, kebijaksanaan, arah yang akan ditempuh, prosedur, dan metode yang akan diikuti dalam usaha pencapaian tujuan.[1]
            Ada berbagai macam definisi yang dikemukakan oleh ahli megenai perencanaan. Berikut ini beberapa definisi tersebut.
Newman mengatakan, Planning is deciding in advance what is to be done. Jadi perencanaan adalah penentuan terlebih dahulu apa yang akan dilakukan.
Louis A. Allen mengatakan, Planning is the determination of a course of action to achieve a desired result. Jadi perencanaan adalah penentuan serangkaian tindakan untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Charles Bettleheim mengatakan, a plan consist of the totality of arrangement decided upon in order to carry out a project. Dia juga mengatakan bahwa setiap rencana terdapat dua elemen yaitu:
1. A project, that is an end which one proposes to achieve, dan
2. The arrangement decided upon in order that this end may be achieved, that is the determination of the means.
Charles Bettleheim singkatnya berpendapat bahwa dalam setiap rencana terdapat dua elemen, yaitu tujuan dan alat yang perlu untuk mencapai tujuan itu.
Beisline menyatakan bahwa fungsi perencanaan member jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tentang siapa, apa, apabila, di mana, bagaimana, dan mengapa. Tegasnya sebagaimana dikatakannya:
            “….perencanaan menentukan apa yang harus dicapai (penentuan waktu secara kualitatif) dan bila itu harus dicapai, di mana hal itu harus dicapai, bagaimana hal itu harus dicapai, siapa yang bertanggung jawab, dan mengapa hal itu harus dicapai.
Koontz dan O’Donnel berkata, ”Planning is the function of a manager whuch involves The selection from among alternatives of objectives, policies, procedures, and programs.” Jadi perencanaan adalah fungsi seorang manager yang berhubungan dengan pemilihan dari berbagai alternative dari tujuan, kebijaksanaan, prosedur, dan program.[2]
Hayashi mendefinisikan perencanaan sebagai suatu proses bertahap dari tindakan yang terorganisasi untuk menjembatani perbedaan antara kondisi yang ada dan aspirasi organisasi.
Lewis dalam Jhingan mengemukakan adanya enam pengertian perencanaan yang dipakai di dalam kepustakaan ekonomi, sebagai berikut:

1. Banyak sekali kepustakaan yang hanya menghubungkan istilah perencanaan dengan penentuan letak geografis, factor, bangunan, tempat tinggal, bioskop, dan semacamnya. Kadangkala ini disebut perencanaan kota dan Negara atau seringkali disebut perencanaan saja.
2. Perencanaan hanya berarti memutuskan uang apa yang akan digunakan pemerintah di masa depan, seandainya ia memiliki uang yang dapat dibelanjakan.
3. Ekonomi berencana adalah ekonomi ketika masing-masing satuan produksi (atau perusahaan) hanya memakai sumber daya manusia, bahan, dan peralatan yang dialokasikan ke sana melalui kuota dan menjual produknya semata-mata kepada orang atau perusahaan yang ditunjukkan oleh pemerintah pusat.
4.. Perencanaan berarti setiap penentuan sasaran produksi oleh pemerintah, apakah perusahaan Negara maupun perusahaan swasta.
5. Di sini sasaran ditetapkan untuk perekonomian secara keseluruhan. Maksudnya untuk mengalokasikan semua buruh, devisa, bahan mentah, dan sumber daya lain Negara ke berbagai bidang perekonomian.
6. Kata perencanaan kadang-kadang dipakai untuk menggambarkan sarana yang digunakan pemerintah untuk memaksakan sasaran yang ditetapkan sebelumnya kepada perusahaan swasta.[3]







[1] M. Anton Athoillah, Dasar-dasar Manajemen, Bandung: cv. Pustaka Setia, 2010, hal. 98.
[2]  M. Manullang, Dasar-darar Manajemen, Yogyakarta: Gadjah Mada Press, 2008, hal. 39-40.
[3]  H. B. Siswanto, Pengantar Manajemen, Jakarta: Bumi Aksara, 2005, hal. 42-44.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Powered by Blogger